INFOBARUT.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara mendampingi Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara dalam kegiatan inspeksi mendadak (sidak) peninjauan penanganan ruas jalan KM 34 menuju Simpang Benangin, 7 Januari 2026. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung progres pekerjaan pada ruas jalan yang berstatus sebagai jalan kabupaten.
Dalam peninjauan itu, Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara berharap penanganan ruas jalan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sesuai tenggat yang telah ditetapkan. Harapan itu disampaikan agar pekerjaan di lapangan berjalan sesuai target dan hasilnya segera dirasakan masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Barito Utara, Muhammad Iman Topik, S.IP., M.Si., menjelaskan bahwa ruas jalan KM 34-Simpang Benangin memiliki panjang kurang lebih 54 kilometer. Menurut dia, penanganan jalan tersebut akan terus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
Ia menegaskan, penanganan ruas jalan itu merupakan bagian dari program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara. Karena itu, peningkatan kualitas jalan pada jalur tersebut terus menjadi perhatian dalam pembangunan infrastruktur daerah.
Lebih lanjut disampaikannya, ruas jalan KM 34-Simpang Benangin memiliki peran strategis karena menjadi akses tercepat menuju Kecamatan Teweh Timur dan Kecamatan Gunung Purei. Kondisi itu menjadikan ruas jalan tersebut sebagai salah satu fokus utama pembangunan infrastruktur di Kabupaten Barito Utara.
Menurut Muhammad Iman Topik, keberadaan akses jalan yang memadai sangat penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan konektivitas antarwilayah. Karena itu, penanganan jalan ini tidak hanya dilihat dari sisi fisik semata, tetapi juga dari manfaatnya bagi perkembangan wilayah kecamatan.
“Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan bahwa ketersediaan akses jalan yang memadai akan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi serta kemajuan wilayah kecamatan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas infrastruktur jalan menjadi prioritas dan perhatian khusus,” ucap Iman Topik.
Melalui penanganan yang dilakukan secara bertahap, ruas jalan KM 34 menuju Simpang Benangin diharapkan semakin mendukung kelancaran akses menuju wilayah Teweh Timur dan Gunung Purei. Pemerintah Kabupaten Barito Utara pun terus mendorong agar peningkatan infrastruktur jalan tersebut berjalan berkelanjutan sesuai prioritas pembangunan daerah.












