INFOBARUT.com – Muara Teweh tanggal 06 November 2025 dengan penuh rasa syukur dan apresiasi yang mendalam, acara Tentara Nasional Indonesia (TNI) Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Tahun Anggaran 2025 di wilayah teritorial Komando Distrik Militer (Kodim) 1013/Muara Teweh secara resmi dinyatakan ditutup pada hari ini. Upacara penutupan yang penuh khidmat ini dipimpin langsung oleh Inspektur Upacara, Kepala Staf Kodam (Kasdam) XXII/Tambun Bungai, Brigjen TNI Sugiyono, dan diselenggarakan dengan megah di halaman depan Kantor Bupati Barito Utara, menandai puncak dari serangkaian kegiatan pembangunan yang telah dilaksanakan.

Acara penutupan TMMD yang dirangkai dengan nuansa sukacita dan kebersamaan ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, termasuk Wakil Bupati Barito Utara, Bapak Felix Sonadie Y. Tingan, serta seluruh jajaran terhormat dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat, yang turut menyaksikan pencapaian program strategis ini.

Dalam penyampaian amanatnya yang sarat makna, Brigjen TNI Sugiyono secara eksplisit menyampaikan penghargaan serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah memberikan kontribusi siginifikan dalam memastikan kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan program TMMD kali ini. Beliau secara khusus menyoroti peran krusial Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan partisipasi aktif dari segenap elemen masyarakat Desa Jamut, yang secara kolektif telah mewujudkan tujuan mulia dari program ini.

“TMMD ini bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong. Sinergi ini sangat penting untuk mendukung percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan,” tegas Brigjen TNI Sugiyono, menekankan TMMD sebagai bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.

Dalam kesempatan yang sama, Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Angkatan ke-126 Kodim 1013/Muara Teweh, Kolonel Inf Agussalim Tuo, S.H., M.IP, dengan penuh rasa bangga melaporkan bahwa seluruh rangkaian sasaran program TMMD yang strategis tersebut telah berhasil rampung seluruhnya, dan dapat dituntaskan tepat pada waktunya, yakni selama periode 30 hari masa pelaksanaan program yang intensif.

“Pencapaian fisik utama meliputi Pembangunan jalan baru sepanjang 2 kilometer; Rehabilitasi 10 rumah tidak layak huni (RTLH); Pembangunan 20 unit MCK (Mandi, Cuci, Kakus); Pembangunan 5 titik sumur bor untuk air bersih; Program ketahanan pangan seluas 3 hektare; Rehabilitasi Taman Kanak-Kanak (TK) di Desa Jamut; Kegiatan penghijauan dan penanganan stunting” jelasnya.

Lebih lanjut, Bapak Agussalim Tuo menggarisbawahi bahwa program-program berorientasi non-fisik juga dilaksanakan secara masif dan berkelanjutan. Program-program ini mencakup berbagai aspek krusial, seperti penyuluhan mendalam mengenai wawasan kebangsaan untuk memperkuat identitas nasional, pelatihan bela negara sebagai wujud kesiapan pertahanan, edukasi kesehatan preventif, peningkatan pengetahuan di sektor pertanian, sosialisasi intensif terkait bahaya penyalahgunaan narkoba, serta upaya strategis pencegahan *stunting* guna menjamin tumbuh kembang generasi penerus yang optimal.