INFOBARUT.com – Sei Rahayu, 06 November 2025 Kegiatan pendampingan Tim Ahli (Spesialis Anak dan Spesialis Obstetri dan Ginekologi/Sp.A & Sp.OG) terhadap pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), penanganan kegawatdaruratan, serta sistem rujukan maternal dan neonatal dilaksanakan di ruang pertemuan Puskesmas Sei Rahayu, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara.
Pendampingan ini menghadirkan Tim Ahli yang terdiri dari dr. Artawan, M.Biomed., Sp.A dan dr. Gusti Ngurah Warsita, M.Biomed., Sp.OG. Kehadiran keduanya menjadi kesempatan bagi tenaga kesehatan di tingkat layanan pertama untuk memperdalam pemahaman teknis, sekaligus menguatkan tata laksana pelayanan KIA dan rujukan di lapangan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin. Beliau didampingi oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Barito Utara, Ina Yastika, S.Pi., M.Si, beserta beberapa perwakilan staf Dinas Kesehatan. Program pendampingan serupa juga dijadwalkan berlangsung di sejumlah Puskesmas dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) lain di wilayah kerja Kabupaten Barito Utara.
Peserta kegiatan terdiri atas dokter umum Puskesmas Sei Rahayu, bidan Puskesmas, serta bidan desa yang berada dalam wilayah kerja Puskesmas Sei Rahayu. Selama pendampingan, mereka mengikuti rangkaian agenda berupa diskusi kasus, sesi berbagi pengalaman (sharing), dan tanya jawab bersama Tim Ahli, sehingga persoalan teknis yang dihadapi di lapangan dapat dibahas secara langsung dan terarah.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara melalui Kabid Kesmas, Ina Yastika, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petugas kesehatan Puskesmas dan FKTP lainnya dalam pelayanan KIA, penanganan gawat darurat, serta sistem rujukan maternal dan neonatal melalui pendampingan oleh tim ahli (spesialis anak serta spesialis kebidanan dan kandungan) sebagai pendamping. Melalui penguatan kapasitas ini, diharapkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak di Barito Utara semakin optimal dan sistem rujukan berjalan lebih terkoordinasi.
