INFOBARUT.com – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, S.T., M.T. menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mengawal penyaluran Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) agar tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih data penerima manfaat.
Penegasan itu disampaikan Bupati saat rapat besar sosialisasi implementasi Program Kartu Huma Betang Sejahtera di Aula Setda Lantai I, Rabu (25/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut atas instruksi Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, terkait penyelarasan dan validasi data penerima manfaat di daerah.
Rapat itu dihadiri Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan, A.Md, Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, M.A.P, kepala OPD terkait, camat, lurah, hingga kepala desa se-Kabupaten Barito Utara. Kehadiran seluruh unsur pemerintah daerah tersebut menandai keseriusan Pemkab Barito Utara dalam memastikan program berjalan sesuai ketentuan.
Dalam arahannya, Bupati H. Shalahuddin menyampaikan bahwa berdasarkan data Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, lebih dari 205 ribu Kepala Keluarga di seluruh Kalteng telah terdata sebagai penerima manfaat Kartu Huma Betang Sejahtera. Meski demikian, pemerintah kabupaten diminta melakukan pencermatan data secara teliti agar tidak terjadi tumpang tindih dengan penerima bantuan dari Presiden Republik Indonesia.
“Kita mendukung penuh program strategis ini. Namun yang terpenting adalah ketelitian dan keakuratan data agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak,” tegasnya.
Menurut Bupati, realisasi bantuan direncanakan mulai digulirkan pada H-5 menjelang Hari Raya Idulfitri. Jadwal tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat, dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang lebaran.
Bupati juga mengajak seluruh jajaran Pemkab Barito Utara hingga pemerintah desa untuk bersama-sama mengawal proses penyaluran dengan penuh kejujuran dan transparansi. Ia menekankan bahwa koordinasi dan sinergi seluruh pihak menjadi faktor penting agar tahapan administrasi hingga distribusi bantuan dapat berjalan lancar.
“Koordinasi dan sinergi menjadi kunci. Mari kita pastikan proses administrasi berjalan lancar agar bantuan dapat didistribusikan tepat waktu sesuai rencana,” ujarnya.
Program KHBS sendiri merupakan program Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo yang akan diberikan kepada keluarga penerima manfaat di 13 kabupaten dan satu kota di Kalimantan Tengah. Pada tahap awal, implementasi bantuan sosial KHBS berupa bantuan pangan dan bantuan tunai.
Adapun bantuan yang disalurkan terdiri atas paket bahan pangan senilai Rp150.000, meliputi beras premium 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula putih 1 kilogram, serta bantuan tunai sebesar Rp250.000. Penyaluran bantuan tersebut direncanakan dilakukan melalui Bulog dan Bank Kalteng.
Dengan pengawalan ketat dan komitmen bersama dari seluruh jajaran Pemkab Barito Utara, pemerintah daerah optimistis Program Kartu Huma Betang Sejahtera dapat berjalan sukses serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.












