INFOBARUT.com – Muara Teweh, 26 November 2025, Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) ke-XII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah resmi berakhir dengan suasana meriah di Arena Terbuka Tiara Batara, Rabu malam (26/11/2025). Penutupan ajang seni dan budaya Kaharingan ini menjadi puncak rangkaian lomba yang selama beberapa hari terakhir menampilkan penari, penandak, dan seniman terbaik dari berbagai kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.
Pada kesempatan yang membanggakan ini, Kabupaten Barito Utara tercatat meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Juara Umum Terbaik III dan Juara Favorit Peserta Terbaik. Capaian tersebut menjadi penegas komitmen kontingen Barito Utara dalam menjaga dan menampilkan kekayaan budaya Kaharingan melalui ragam seni dan kreativitas yang mereka sajikan di panggung FTIK.
Penutupan FTIK ke-XII dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Tengah yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko. Dalam sambutannya, Yuas Elko menyampaikan bahwa penyelenggaraan festival ini dimaknai sebagai upaya memperkuat keimanan sekaligus memperkokoh kerukunan antarumat beragama di Bumi Tambun Bungai.
“Terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak terkait yang telah mendukung terselenggaranya festival ini. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa membalas segala kebaikan dan menjaga kita semua,” ujarnya sebelum secara resmi menutup FTIK ke-XII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Dari sisi pemerintah kabupaten, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menyampaikan apresiasi atas kelancaran seluruh rangkaian perlombaan yang dinilai berjalan profesional sesuai pedoman Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan (LPT-IK). Bupati juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi para seniman yang telah mengharumkan nama Barito Utara di tingkat provinsi.
“Terima kasih atas partisipasi dan dedikasi seluruh peserta. Semoga pengalaman dari festival ini menjadi bekal untuk meningkatkan prestasi ke depan,” ungkap Bupati seraya berharap FTIK ke-XII menjadi momentum mempererat persatuan serta mendukung terwujudnya Barito Utara yang semakin maju, sejuk, pesat, sejahtera, dan berkeadilan.
Ketua Umum LPT-IK Pusat Parada LKDR, S.Ag., M.S. turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan festival di Muara Teweh. Menurutnya, FTIK tahun ini berhasil menampilkan kekayaan tradisi dan kreativitas generasi muda Kaharingan sekaligus mempererat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama. Ia juga menyampaikan penghargaan atas dukungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan seluruh panitia sehingga kegiatan dapat berjalan baik dan mendapat respons positif dari para peserta.
Dengan berakhirnya FTIK ke-XII, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap prestasi yang diraih dapat menjadi pemicu semangat generasi muda untuk terus berkarya, melestarikan Tandak Intan Kaharingan, dan menjadikan Barito Utara sebagai salah satu pusat pengembangan budaya Kaharingan yang hidup, dinamis, dan membanggakan di Kalimantan Tengah.
