INFOBARUT.com – Muara Teweh, 02 Oktober 2025 Pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di Jalan Negara Muara Teweh–Puruk Cahu Kilometer 13, Desa Mukut, Kecamatan Lahei, kembali ditinjau oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara guna memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana.
Kunjungan lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PUPR Barito Utara, M. Iman Topik, yang menegaskan bahwa pembangunan IPLT merupakan langkah penting dalam menjaga kualitas lingkungan, khususnya terkait pengelolaan limbah tinja secara terpadu.
Dalam tinjauannya, Iman Topik menyebut bahwa fasilitas ini memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas air tanah, air baku, serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat.
“IPLT ini adalah wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengelolaan limbah tinja yang lebih baik, sehingga masyarakat dapat hidup di lingkungan yang lebih sehat,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Barito Utara, Ignasius, menyampaikan bahwa progres pembangunan IPLT saat ini telah mencapai 82 persen. Pekerjaan meliputi pemebesian dan pengecoran pada bak 3, 4, 5, dan 6. Dengan capaian tersebut, fasilitas ini ditargetkan sudah dapat berfungsi pada awal November 2025.
Ignasius juga menjelaskan bahwa kehadiran IPLT akan menjadi solusi penting dalam penanganan limbah tinja rumah tangga dan perkantoran.
“Nantinya, lumpur tinja dari septic tank rumah tangga maupun perkantoran yang disedot menggunakan mobil tangki akan dibuang dan diolah di IPLT. Dengan begitu, limbah tidak lagi mencemari air tanah maupun lingkungan,” ungkapnya.
Dengan pembangunan yang terus berjalan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap fasilitas IPLT ini mampu menghadirkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat.












