INFOBARUT.COM, Muara Teweh, Kamis 11 September 2025 — Festival Budaya Iya Mulik Bengkang Turan 2025 kembali semarak dengan berbagai lomba tradisional yang menjadi daya tarik utama masyarakat. Beberapa di antaranya adalah lomba Mangaruhi, Mangenta, Lukis Ornamen Talawang, dan Manjawet Uwei yang digelar di Muara Teweh.
Salah satu yang paling ditunggu adalah lomba Mangaruhi. Tradisi ini berarti menangkap ikan dengan tangan secara langsung di dalam air atau lumpur tanpa menggunakan alat bantu. Lomba biasanya dilakukan di kolam atau lokasi yang telah disiapkan, kemudian diisi dengan ikan. Peserta masuk ke dalam air berlumpur dan berusaha menangkap ikan sebanyak-banyaknya.
Lomba Mangaruhi tidak hanya sekadar hiburan rakyat, tetapi juga sarat makna budaya. Tradisi ini mengajarkan kembali keterampilan tradisional masyarakat lokal yang dahulu terbiasa mencari ikan dengan cara ini. Suasana lomba penuh keceriaan, semangat, dan sportivitas, sekaligus menjadi simbol kekuatan tradisi yang masih hidup di tengah masyarakat.

Selain itu, festival juga menghadirkan lomba Mangenta, sebuah tradisi musik khas daerah yang dimainkan dengan irama penuh makna. Lomba Lukis Ornamen Talawang memperlihatkan keindahan seni lukis pada perisai khas Dayak, sementara lomba Manjawet Uwei menampilkan keterampilan tradisional menganyam rotan atau tali uwei yang diwariskan turun-temurun.
Rangkaian lomba ini bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari upaya pelestarian budaya daerah. Setiap lomba mencerminkan nilai kearifan lokal yang kaya, mulai dari seni, keterampilan, hingga tradisi kehidupan masyarakat.
Dengan partisipasi masyarakat yang tinggi, Festival Budaya Iya Mulik Bengkang Turan 2025 di Muara Teweh semakin meriah. Ajang ini membuktikan bahwa warisan budaya Barito Utara tetap hidup, dicintai, dan terus diwariskan kepada generasi muda.
